STUDI PEMBUATAN MARSHMALLOW DENGAN VARIASI KONSENTRASI GELATIN DAN SUKROSA
DOI:
https://doi.org/10.37631/agrotech.v3i2.279Keywords:
marshmallow, gelatin, sukrosaAbstract
Telah dilakukan studi tentang “Studi Pembuatan Marshmallow dengan Variasi Konsentrasi Gelatin dan Sukrosa†Tujuan penelitian ini mempelajari perbandingan gelatin dan sukrosa yang tepat untuk membuat marshmallow sehingga mendapatkan tekstur marshmallow yang kenyal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pembuatan marshmallow dengan perbandingan gelatin 1 : sukrosa 1, gelatin 1 : sukrosa 4, gelatin 1 : sukrosa 6, gelatin 1 : sukrosa 8 dan gelatin 1 : sukrosa 12. Dilakukan uji kimia : kadar air, kadar abu, kadar gula total, kadar gula reduksi. Uji fisik dan uji organoleptik : warna, tekstur dan kesukaan. Untuk mengetahui beda nyata pada perlakuan dilanjutkan dengan analisa Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil studi dapat disimpulkan pembuatan marshmallow yang dilakukan menghasilkan masing-masing tekstur yang berbeda namun hasil terbaik diperoleh pada perbandingan gelatin 1 : sukrosa 1 yang memiliki kadar air 42,22%, kadar abu 2,86 (% db), kadar gula total (% db), kadar gula reduksi 16,87 (% db), tekstur 1,588 N, uji scoring yang memiliki skor warna 4,133 yang berarti putih agak kekuningan dan tekstur yang memiliki skor 3,76.
Â
Â
References
Alexandro, Sidabalok Inawaty, dan Hermalena Leffy. 2020. Karakteristik Mutu Hard Candy dan Aktivitas Antioksidan dengan Penambahan Ekstrak Buah Srikaya (Annona squmosa L). P-ISSN : 2549-3043 E-ISSN : 2655-3201.
Birch G,G and Parker K,J. 1979. Sucrose and Food Technology. Applied Science Publisher Ltd. London.
Herawati, Heny. 2018. Potensi Hidrokoloid Sebagai Bahan Tambahan Pada Produk Pangan dan Nonpangan bermutu. Jurnal Litbang Pertanian vol 37. No.1 Juni 2018: 17-25
Jariyah,. Rosida dan Nisa, DC. 2019. Karakteristik Marshmallow dari Perlakuan Proporsi Ciplukan (Physalis peruvania L) dan Jeruk Manis (Citrus Sinensis) serta penambahan gelatin. Jurnal Teknologi Pangan. Vol. 13 No.1 Juni 2019
Lestariani, I., (2008). Pengaruh konsentrasi Sukrosa Dengan Glukosa dan konsentrasi Gelatin Terhadap Karakteristik Soft Candy Mix Fruit Sirsak dan Mangga Kweni, Skripsi Universitas Pasundan, Bandung
Minarni. 1996. Mempelajari Pembuatan dan Penyimpanan Permen Jelly Gelatin dan Sari Buah Kweni. [Skripsi]. FATETA IPB. Bogor.
Nadriyanti. 2005. Pengaruh Jumlah Sukrosa dan Jumlah Tepung Biji Asam Jawa Terhadap Karakteristik Soft Candy, Skripsi, Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan, Bandung.
Nakai, S., and Modler, H.W. 1999. Foods Proteins Processing Application.WileyVHC. London
Poedjiadi, A. 2005. Pendidikan Sains dan Pembangunan Moral Bangsa. Bandung : yayasan Cendrawasih
Santoso, Candra., Surti, Tuti., dan Sumardianto. 2015. Perbedaan Penggunaan Konsentrasi Larutan Asam Sitrat dalam Pembuatan Gelatin Tulang Rawan Ikan Pari Mondol (Himantura gerrardi). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Volume 4, Nomer 2, Tahun 2015, Halaman 106-114.
Sartika, D. 2009. Pengembangan Produk Marshmallow dari Gelatin Kulit Ikan Kakap Merah (Lutjanus sp). [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Tanalo, RAW. 2014. Pengarun Perbedaan Proporsi Sukrosa-Gula Aren Terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Marshmallow. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Katolik Widya Manggala Surabaya. Surabaya.
Tjokroadikoesoemo, P. S. 1993. HFS dan Industri Ubi Kayu Lainnya. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Wahyuni, H. 1998. Mempelajari Pembuatan Hard Candy dari Gula Invert sebagai Alternatif Pengganti Sirup Glukosa [Skripsi]. Fateta.IPB. Bogor.
Winarno FG. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Pt. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Winarno FG. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Pt. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Zayas, J. F. 1997. Functionality of Protein in Food.Springer. Berlin









