Usulan Perbaikan Kualitas Produk Roti Bolu Dengan Metode Six Sigma Dan FMEA

Muhammad Ali Abdurrahman, Ari Zaqi Al-Faritsy

Abstract


UKM Bolu Ayu Albarokah merupakan UKM yang memproduksi roti bolu dengan rata- rata produksi 4000 pcs/hari, dimana sekitar 0,67 % mengalami cacat produk yaitu 0,19% cacat gosong, 0,04% cacat sobek dan 0,43% cacat lengket. Proses penyelesaian masalah kualitas produk menggunakan metode six sigma dan failure mode and effects analyze (FMEA). Tahapan six sigma terdiri dari define, measure, analyze, improve, control (DMAIC). Untuk FMEA digunakan pada tahap Improve. Level sigma produksi bolu UKM Bolu Ayu Albarokah sebesar 4,36, nilai tersebut masih jauh dari nilai 6 sigma karena masih adanya produk cacat dalam produksi roti bolu. UKM Bolu Ayu Albarokah perlu melakukan perbaikan untuk mengurangi cacat produk dalam proses produksi. Cacat yang memiliki effect paling dominan adalah cacat lengket dengan nilai RPN sebesar 112. Perbaikan yang dilakukan dalam mengurangi cacat lengket adalah menggunakan mesin oven yang otomatis dan dilengkapi timer, pasang alat set up ukuran api dengan skala nomor pada alat control api, menetapkan standar baku proses pendinginan roti, membuat alat khusus untuk proses pengolesan mentega pada cetakan, pengecekan perbandingan bahan baku, pengecekan mesin oven, sebelum memulai pengovenan, pengecekan mesin mixing, sebelum melakukan proses pencampuran bahan baku, pengecekan cetakan roti dan pengolesan mentega, sebelum menuangkan adonan ke cetakan dan meningkatkan ketelitian karyawan pada saat proses pencampuran bahan baku dan proses pengovenan.


Keywords


Six Sigma; Failure mode and effects analyze (FMEA); SIPOC Diagram; Pareto Diagram dan Fishbone Diagram.

Full Text:

PDF

References


Didiharyono, Marsal and Bakhtiar (2018) ‘Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dengan Metode Six- Sigma Pada Industri Air Minum PT Asera Tirta Posidonia , Kota Palopo Quality Control Analysis of Production with Six-Sigma Method in’, Jurnal Sainsmat, VII(2), pp. 163–176.

Gaspersz, Vincent. 2005. Total Quality Management. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Ivanda, M. A. and Suliantoro, H. (2015) ‘Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Metode Six Sigma Pada Proses Produksi Barecore PT. Bakti Putra Nusantara’, Industrial Engineering Online Journal, 7(1).

Napitupulu, M. E. and Hati, S. W. (2018) ‘Analisis Pengendalian Kualitas Produk Garment Pada Project in Line Inspector Dengan Metode Six Sigma Di Bagian Sewing Produksi Pada Pt Bintan Bersatu Apparel Batam’, Journal of Applied Business Administration, 2(1), pp. 29–45. doi: 10.30871/jaba.v2i1.743.

Widiyawati S., Sebtian A. (2017) ‘Perbaikan Produktivitas Perusahaan Rokok Melalui Pengendalian Kualitas Produk dengan Metode Six Sigma’, JIEM Vol. 2, No. 2 Desember 2017

Windarti, T. (2014) ‘Pengendalian Kualitas Untuk Meminimasi Produk Cacat Pada Proses Produksi Besi Beton’, J@Ti Undip : Jurnal Teknik Industri, 9(3), pp. 173–180. doi: 10.12777/jati.9.3.173-180.




DOI: https://doi.org/10.37631/jri.v3i2.481

Article Metrics

Abstract view : 98 times
PDF - 85 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing

 

 

 

View My Stats JRI