Analisis Postur Kerja Pembuat Batu Bata Merah dengan Metode Nordic Body Map (NBM) Dan Quick Exporsure Checklist (QEC) (Studi Kasus: Sentra Batu Bata Dusun Banyakan III)

Authors

  • Dian Asakalingga Universitas Widya Mataram
  • Siti Lestariningsih Universitas Widya Mataram
  • Jono Jono Universitas Widya Mataram
  • Iva Mindhayani Universitas Widya Mataram

DOI:

https://doi.org/10.37631/jri.v7i2.2099

Keywords:

Pembuatan Batu Bata, MMH, MSDs, NBM, QEC

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Banyakan III, sebuah sentra pembuatan batu bata di Kapanewon Piyungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan meminimalkan risiko muskuloskeletal (MSDs) yang dialami para pekerja akibat metode masih dengan cara manual material handling yang berisiko munculnya keluhan otot dan nyeri sendi, hal ini menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini juga mengidentifikasi bagian tubuh pekerja yang sering dikeluhkan serta menentukan stasiun kerja dengan risiko ergonomi tertinggi dari tahapan pencampuran hingga pembakaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan usulan perbaikan postur kerja yang ergonomis untuk meminimalkan risiko muskuloskeletal. Tahap awal penelitian dilakukan evaluasi postur kerja melalui penggunaan metode Nordic Body Map (NBM) dan Quick Exposure Checklist (QEC) untuk mengetahui keluhan dengan skor tertinggi dibagian tubuh mana dan pada stasiun kerja apa. Metode NBM memberikan gambaran dari perspektif pekerja mengenai lokasi rasa nyeri dan pada stasiun mana, sedangkan QEC sebagai bahan pendukung untuk mengetahui stasiun kerja yang memiliki risiko tertinggi serta menjelaskan mengapa nyeri tersebut muncul dengan mengidentifikasi faktor-faktor risiko di lingkungan kerja. Hasil penelitian penggunaan metode NBM (Nordic Body Map) dan QEC (Quick Exposure Check) ditemukan bahwa area pencetakan batu bata merupakan stasiun kerja dengan risiko ergonomi yang tinggi dengan diperlukan tindakan ‘‘Tindakan Dalam Waktu Dekat’’. Hasil kedua metode menunjukkan saling berkesinambungan yang mengindikasikan bahwa keluhan dan potensi cedera paling dominan terjadi pada area pinggang. Usulan perbaikan dengan dibuatkan alat bantu berupa dingklik beroda untuk area pencetakan. Hasil dari implementasi penggunaan alat bantu pada area pencetakan menunjukan hasil adanya penurunan skor NBM dan QEC. Skor NBM mengalami penurunan dari 75.5 menjadi 66.5, sedangkan skor QEC dari 59% menjadi 50%.

References

Affandi, D. N. (2024). Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC) Dan REBA (Rapid Entire Body Assessmet) Pada Proses Produksi Paving (Studi Kasus Pada Cv. Agung Mas).Teknik Industri Universitas Islam Sultan Agung.

Astrina, D. (2022). Identifikasi Postur Kerja Pekerja Dengan Metode Quick Exporsure Check (QEC) Pada PT. Mega Satwa Perkasa Di Kabupaten Maros. Politeknik ATI Makassar.

Bridger, R. S. (1995). Introduction to Ergonomic. McGraw-Hill Bookco.

David, G. C. (2005). Ergonomic Methods for Assessing Exposure to Risk Factors for Work-Related Musculoskeletal Disorders. Occupational Medicine, 55(3), 190–199.

Hidjrawan, Y., & Sobari, A. (2018). Analisis Postur Kerja Pada Stasiun Sterilizer Dengan Menggunakan Metode Owas Dan Reba. Jurnal Optimalisasi, 4(1), 1–10.

Ilman, A., Yuniar, & Helianty, Y. (2013). Rancangan Perbaikan Sistem Kerja dengan Metode Quick Exporsure Check (QEC) di Bengkel Sepatu X di Cibaduyut. Itenas Bandung, 2(1).

Mindhayani, I. (2020). Perancangan Meja Kursi Porting Dengan Konsep Ergonomi Guna Memperbaiki Postur Kerja. Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI), 1(2), 110–118.

Mindhayani, I., & Suhartono. (2022). Penilaian Postur Kerja Pada Pekerja Bagian Penggorengan Keripik. Jurnal Ilmiah Teknik Industri Dan Informasi.

Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th ed.). Pearson Education Limited.

Pradiska, A. A. (2020). Rekomendasi Perbaikan Postur Kerja Karyawan Untuk Meminimalisisr Resiko Cidera Dengan Pendekatan Biomekanika [Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta]. http://eprints.upnyk.ac.id/24621/

Purnomo, H. (2017). Manual Material Handling (1 ed.). Universitas Islam Indonesia.

Rahdiana, D. (2019). Analisis Gangguan Muskoloskeletal di Tempat Kerja. Jurnal Ergonomi Indonesia, 8(2), 45–50.

Rizana, A. (2022). Analisis Postur Kerja Pada Lini Produksi Batu Bata Menggunakan Quick Exposure Checklist (QEC) (Studi Kasus: Sentra Industri Batu Bata Desa Brujul). Universitas Muhammadiah Surakarta. https://eprints.ums.ac.id/101888/1/Naskah%20Publikasi.pdf

Stanton. (2004). Handbook of Human Factors and Ergonomic Methods- Google Books. CRC Press.

Tarwaka, Bakri, S. H., & Sudiajeng, lilik. (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Uniba Press.

Wilson, J. R., & Corlett, E. N. (1995). Evaluation of Humans Work: A Practical Ergonomics Methodology. Taylor and Francis.

Downloads

Published

2025-10-27