Penentuan Halal Critical Control Point pada Rantai Pasok Rendang Daging
DOI:
https://doi.org/10.37631/jri.v8i1.1937Keywords:
Good Manufacturing Practice, Halal Critical Control Point, Pohon Keputusan, Rantai Pasok Halal, Sistem Jaminan Produk Halal, UMKMAbstract
Sertifikasi halal merupakan faktor penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing serta memastikan kepatuhan terhadap standar halal. Sertifikasi ini diperoleh melalui penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang terintegrasi dalam proses produksi. Namun, implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) masih menjadi tantangan bagi UMKM pengolahan rendang daging suwir, terutama dalam hal kepatuhan terhadap Good Manufacturing Practice (GMP). Penelitian ini bertujuan untuk merancang pohon keputusan dalam penentuan Halal Critical Control Point (HCCP) berdasarkan prinsip SJPH dan GMP. Identifikasi HCCP dilakukan pada tahapan pemilihan bahan baku, proses produksi, dan distribusi produk. Penelitian ini memberikan panduan bagi UMKM dalam menetapkan titik kendali kritis pada rantai pasok rendang daging suwir sehingga dapat memperkuat jaminan halal serta meningkatkan daya saing produk di pasar domestik dan internasional. Hasil penelitian mengidentifikasi 24 HCCP pada rantai pasok halal rendang daging suwir di ISR, yang mencakup aspek fasilitas (alat produksi dan rumah produksi), proses produksi, produk, dan etika kerja. Temuan utama menunjukkan bahwa sebagian besar HCCP didominasi oleh aspek fasilitas rumah produksi yang belum memadai. Risiko yang teridentifikasi meliputi kontaminasi fisik, biologis, kimia, serta potensi kontaminasi najis atau zat haram yang dapat mempengaruhi status kehalalan dan keamanan produk pada seluruh tahapan proses produksi. HCCP yang ditemukan meliputi proses pengiriman daging dari pemasok ke produsen, penyimpanan bahan baku, pencucian bahan baku, proses menyuwir daging, pemasakan rendang, dan pengemasan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan fasilitas produksi menjadi prioritas dalam mitigasi risiko untuk memperkuat jaminan halal, keamanan produk, dan daya saing UMKM.
References
Elfriede, D., Arifin, Y., & Aprilia, N. (2023). Analisis Kontaminasi Logam Berat dan Mikroba Pada Gula Aren Sesuai Standar Pangan Indonesia di Pusat Produksi Desa Menggala Lombok Utara. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 8(6), 214–222. https://doi.org/10.37149/jimdp.v8i6.513
Hapsari, Y. T. (2022). Pendampingan Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) Pada Usaha Jamu. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 04(02), 96–105. https://journal.uii.ac.id/JAMALI
Humaida, A., Fasicha, I. D., Alghifari, M. R., & Lestari, P. S. (2024). Potensi Industri Halal di Indonesia sebagai Negara Berpenduduk Muslim Terbesar. Aghniya Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 11-24.
Indriani, V., Apriantini, A., & Suryati, T. (2021). Penerapan GMP dan SSOP dalam Proses Produksi Rendang Daging di Produsen Rendang Istana Rendang Jambak. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 9(3), 127–137. https://doi.org/10.29244/jipthp.9.3.127-137
Khairisma, Fuadi, Puspitaningrum, R., Falahuddin, Juanda, R., Sinta, I., Khairani, A. F., Mirna, & Ayu, S. (2023). Strategi Peningkatan Mutu dan Keamanan Produk Olahan Melalui Pelatihan Good Manufacturing Practice (GMP) pada UKM Piyasan Nanggroe Kabupaten Aceh Utara. AJAD : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 324-329. https://doi.org/10.59431/ajad.v3i3.218
Khan, S., Haleem, A., & Khan, M. I. (2020). Risk management in Halal supply chain: an integrated fuzzy Delphi and DEMATEL approach. Journal of Modelling in Management, 16(1), 172–214. https://doi.org/10.1108/JM2-09-2019-0228
Khan, S., Haleem, A., & Khan, M. I. (2022). Risk assessment model for halal supply chain using an integrated approach of IFN and D number. Arab Gulf Journal of Scientific Research, 41(3), 338–358. https://doi.org/10.1108/AGJSR-09-2022-0160
Kohilavani, Wan Abdullah, W. N., Yang, T. A., Sifat, S. A. din, & Zzaman, W. (2021). Development of Safe Halal Food Management System (SHFMS). Food Control, 127, 1-8. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2021.108137
Kohilavani, Zzaman, W., Febrianto, N. A., Zakariya, N. S., Abdullah, W. N. W., & Yang, T. A. (2013). Embedding Islamic dietary requirements into HACCP approach. Food Control, 34(2), 607–612. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2013.06.008
Ponda, H., Fatma, N. F., & Yusuf, A. (2020). Penerapan HACCP (Hazard Analysis And Critical Control Point) pada proses produksi Suklat Mocachino dan Choco Granule di PT. Mayora Indah Tbk. Jurnal Teknik Industri HEURISTIC, 17(1), 1–20. http://jurnal.untag-sby.ac.id/
R, B., Sapa, N. Bin, Mutihiadin, C., & S, S. (2024). Pentingnya Sertifikat Halal dalam Perdagangan Internasional. EKOMA : Jurnal Ekonomi, 4(1), 3000-3013.
Rahman, M., Shahril, M., Razimi, A., Nasri, M., & Hussain, M. (2021). Halal Human Resource Management: A New Catalyst For Occupational Sustainability in Malaysian’s Industry. 3 rd International Halal Management Conference (3 rd IHMC 2021), 135-143.
Rochman, S. F., Nurmaydha, A., & Pratama, G. R. (2020). Penerapan sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada industri roti. Agroindustrial Technology Journal, 4(1), 53-64. https://doi.org/10.21111/atj.v4i1.4293
Sari, L., Nugroho, S. D., & Yuliati, N. (2023). Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point pada Proses Produksi Udang Cooked Peeled Tail On Di PT. X. Technomedia Journal, 7(3), 381–398. https://doi.org/10.33050/tmj.v7i3.1916
Untari, A., & Safira, A. (2020). Determinants of Non-Muslim Consumers’ Purchase Behavior Toward Halal Packaged Food. ASEAN Marketing Journal, 12(1), 60-68. https://doi.org/10.21002/amj.v12i1.12892
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Redha Yusnil, Rika Ampuh Hadiguna, Alexie Herryandie BA, Yan Heryandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License











