Pengaruh Nilai Fleksibilitas Terhadap Pemanfaatan Fungsi Ruang

Authors

  • Irwin Irwin Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.37631/pendapa.v5i1.591

Keywords:

Ruang terabaikan, Fleksibilitas ruang, Jalan layang Janti, Tatanan perilaku

Abstract

Ruang pada hakikatnya merupakan bentukan fisik atau spasial yang mewadahi aktifitas pengguna pada waktu tertentu. Kenyataannya dengan perkembangan yang dialami oleh setiap pengguna pada sebuah kawasan, maka kebutuhan yang dimiliki masing-masing_pun akan terus berubah. Kehadiran ruang yang telah ada seringkali tidak dapat menjadi optimal untuk dimanfaatkan. Ruang bawah jalan layang Janti merupakan salah_satu area yang mengalami perubahan alur sirkulasi oleh pemerintah, menyebabkan saat ini area tersebut menjadi terabaikan, ditunjukan dengan fungsi kawasan sekitar semakin tidak termanfaatkan. Di sisi lain, perubahan pemanfaatan ini juga dapat menjadi peluang memunculkan desain ruang arsitektural baru secara fleksibel, yang dapat lebih menyesuaikan kebutuhan beragam aktivitas pengguna dari waktu ke waktu. Kajian ini akan mencoba melihat pengaruh pola aktifitas pada sebuah pengaturan spasial yang ada agar mengetahui kemampuan fleksibel ruang bawah jalan layang Janti dengan mempertimbangkan behaviour setting penggunanya. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan memberikan pemetaan, agar pola pemanfaatan ruang dapat terekam dan dideskripsikan secara jelas.

References

Ardeshiri, M., Esteghlal, A., Estesam, I. (2016). Explaining the Concept of Flexibility in Urban Spaces. International Journal of Applied Arts Studies 79-91

Bentley, I., Alcock, A., Murrain, P., McGlynn, S., & Smith, G. (2003). Responsive environment: A Manual for Designers. Translated by Mostafah Behzadfar, Tehran, Elm-o-Saant Press

Berwyn E (2013) Mind the gap: Creating opportunities from empty space. Journal of Urban Regeneration and Renewal 6(2): 148–153

Carmona, Matthew, Tim Heath, SteveTiesdell, and Taner Oc. (2010).Public Places, Urban Spaces: TheDimensions of Urban DesignSecond Edition. London: Routledge.

Carr, S., Francis, M., Rivlin, L.G. and Stone, A.M. (1992), Public Space. Cambridge University Press, Cambridge.

Evans, R. (2007). Urban Design Compendium 2. Delivering Quality Places. London: English Partnerships, The Housing Corporation.

Lang, J. Creating architectural theory: the role of the behavioral sciences in environmental design. New York: Van Nostrand Reinhold, 1987. Google Scholar

Mandanipiur, A. (2017). Temporary use of space: Urban processes between flexibility, opportunity and precarity. Urban Studies 1-17

Pena, W. M., & Parshall. S. A. (2012). Problem seeking: An architectural programming primer. John Wiley & Sons.

Trancik, R. 1986. Finding Lost Space: Theories of Urban Design. John Wiley & Sons

Toekio. 2000. Dimensi Ruang dan Waktu. Bandung: Intermatra

Downloads

Published

2022-02-26

Issue

Section

Articles