Pengembangan bangunan restoran dengan konsep penerapan arsitektur vernakuler dengan pemodelan massa dan pemilihan bahan material lokal, studi kasus di Salatiga
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v9i2.2188Abstract
Indonesia memiliki keragaman kuliner yang kaya, dengan setiap daerah menawarkan hidangan khas yang mencerminkan budaya lokalnya. Potensi ini telah mendorong perkembangan wisata kuliner di berbagai daerah, termasuk Kota Salatiga di Provinsi Jawa Tengah. Salatiga dikenal sebagai kota transit yang strategis bagi pariwisata karena letaknya yang berada di antara Kabupaten Semarang dan dikelilingi oleh Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Pegunungan Gajah Mungkur, dan Gunung Ungaran. Kondisi lingkungan ini menambah daya tarik bagi wisatawan domestik untuk singgah dan menikmati suasana kota. Salah satu sektor pariwisata yang berkembang di Salatiga adalah wisata kuliner, yang mengeksplorasi keragaman kuliner Indonesia. Pengembangan destinasi ini memanfaatkan karakteristik lingkungan yang sejuk, hijau, dan alami. Desain arsitekturnya menggunakan konsep vernakular, mengadaptasi desain bangunan lokal dengan estetika modern. Konsep ini berfokus pada zonasi, perencanaan denah lantai, pola sirkulasi, desain fasad, dan pemilihan material lokal sebagai elemen kunci. Diharapkan penelitian dan perancangan ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan wisata kuliner berbasis identitas lokal, serta menjadi referensi dan inspirasi bagi para pembaca, perancang, dan instansi terkait dalam pengembangan sarana wisata kuliner di Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






