https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/issue/feed Jurnal Rekayasa Industri (JRI) 2025-10-31T17:43:03+00:00 Intan Permatasari jri@widyamataram.ac.id Open Journal Systems <hr /> <table style="height: 189px; width: 100%;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Journal title</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Jurnal Rekayasa Industri (JRI)</strong></td> <td style="height: 189px; width: 20%;" rowspan="9" valign="top" width="20%"><img src="https://ejournal.widyamataram.ac.id/public/site/images/ivamindhayani/vol41.jpg" alt="" width="1519" height="1989" /></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Initials</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>JRI</strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Abbreviation</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"> </td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Frequency</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>2 issues per year | April-Oktober</strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">DOI</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>Prefix 10.37631 by <img style="width: 100px;" src="http://ijain.org/public/site/images/apranolo/Crossref_Logo_Stacked_RGB_SMALL.png" alt="" /></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">ISSN</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong>P-ISSN: <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1570707443&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2714-8882</a>| E-ISSN: <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1570706232&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2714-8874</a></strong></td> </tr> <tr style="height: 17px;"> <td style="height: 17px; width: 23.3808%;" width="20%">Editor-in-chief</td> <td style="height: 17px; width: 56.6192%;" width="60%"> <strong><a href="http://sinta.ristekbrin.go.id/authors/detail?id=6042304&amp;view=overview">Iva Mindhayani</a></strong></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Publisher</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><a href="http://new.widyamataram.ac.id/"><strong>Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Widya Mataram</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 35px;"> <td style="height: 35px; width: 23.3808%;" width="20%">Citation Analysis</td> <td style="height: 35px; width: 56.6192%;" width="60%"><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=CObLl80AAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <div align="justify"> <p style="text-align: justify;">Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Teknik Industri Universitas Widya Mataram, with registered numbers ISSN <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1570707443&amp;1&amp;&amp;">2714-8882</a> (Print) and <a href="http://www.issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1570706232&amp;1&amp;&amp;">2714-8874</a> (online) is a scientific journal published by the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Sains and Technology, Widya Mataram University through a review process. This journal aims to publish the results of research in the field of Industrial Engineering which is published twice a year. The scope of science includes Production Planning and Inventory Control, Ergonomic and Work-Study, Multicriteria Decision Making, Product Design and Development, Supply Chain and Logistics, Optimization and Mathematical Modelling, Information System, Manufacturing Facility Design, Financial and Asset Management, Industrial Policy Study, Maintenance System, Human Resource Development. <strong>The Jurnal Rekayasa Industri (JRI) has been accredited as a scientific journal by The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology: 2020 – 2025 SINTA 4 (Acredited from Vol 2 No 2 tahun 2020 until Vol 7 No 1 Tahun 2025).</strong></p> <p style="text-align: justify;"> </p> </div> https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/1714 Peningkatan Efisiensi Operasional di Depot Horison Balikpapan Melalui Aplikasi Pemesanan Berbasis Website 2025-09-13T15:13:49+00:00 Felicia Gledys 227040055@uniba-bpn.ac.id Elsa Aulia Nisa 227040080@uniba-bpn.ac.id Dimaz Harits dimaz.harits@uniba-bpn.ac.id <p>Penerapan teknologi informasi saat ini tidak hanya berfungsi untuk memperluas jangkauan bisnis dan memperkuat kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam mendorong inovasi serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor, termasuk industri kuliner. Pemanfaatan sistem digital pada layanan pemesanan makanan memungkinkan pelanggan untuk melakukan pemesanan dengan lebih cepat, praktis, dan terpantau, sehingga dapat mengurangi hambatan yang biasanya muncul dalam proses manual. Hal ini menjadi relevan mengingat persaingan bisnis makanan semakin ketat, sehingga penyedia layanan dituntut menghadirkan solusi yang efisien, akurat, dan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemesanan makanan berbasis website di Depot Horison dengan menggunakan metode <em>Rapid Application Development</em> (RAD). Metode RAD dipilih karena memiliki pendekatan iteratif yang menekankan pada kecepatan dalam pengembangan aplikasi, keterlibatan pengguna, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan. Sistem yang dirancang dilengkapi dengan fitur login, pengelolaan menu, serta pemantauan status pesanan yang terintegrasi dengan database MySQL, sehingga mempermudah proses administrasi dan pelayanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatasi berbagai kendala pada proses manual, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan layanan, dan ketidakefisienan dalam pengelolaan pesanan. Selain itu, penggunaan aplikasi Pencil untuk pengujian antarmuka membuktikan bahwa semua fitur berjalan dengan baik sesuai rancangan. Dengan adanya sistem ini, operasional Depot Horison menjadi lebih efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan kualitas layanan kepada pelanggan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem berbasis website merupakan solusi yang efektif, efisien, dan relevan untuk mendukung keberlangsungan bisnis Depot Horison di era digital.<br /><br /></p> <p>Kata kunci: ERD, <em>Flowmap</em>, Pemesanan, <em>Rapid Application Development</em> (RAD), Teknologi informasi, <em>Website. </em></p> 2025-10-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Felicia Gledys, Elsa Aulia Nisa, Dimaz Harits https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/2008 Analisis Terstruktur Faktor Risiko Operasional Industri Manufaktur Kertas Menggunakan Pendekatan ISM-MICMAC 2025-09-13T15:43:15+00:00 Dyah Ayu Febriana dyahayu6768@gmail.com Febria Lucy Ardiani febialucya@gmail.com Eksya Yuliadi Wijaya eksawijaya99@gmail.com Evi Yuliawati eviyulia103@itats.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis faktor risiko yang memengaruhi kinerja operasional manufaktur kertas dengan pendekatan ISM (<em>Interpretive Structural Modeling</em>) dan MICMAC. Sepuluh faktor utama teridentifikasi melalui wawancara dan observasi, termasuk produk gagal, produk ditolak bagian quality control (QC), produk dikembalikan konsumen, masalah mesin, serta keterampilan pekerja. Hasil penilaian menunjukkan produk dikembalikan konsumen dan keluhan pelanggan memiliki skor tertinggi (mean 4,0), diikuti kesalahan manusia (mean 3,7) dan produk ditolak QC (mean 3,3). Analisis ISM menempatkan faktor produk gagal (RF1), produk ditolak QC (RF2), dan produk dikembalikan (RF3) pada level tertinggi dengan driving power = 10, sehingga menjadi prioritas strategis. MICMAC mengklasifikasikan seluruh faktor dalam cluster linkage, menandakan tingkat keterkaitan yang tinggi antar risiko. Hasil ini mengimplikasikan bahwa optimasi pengendalian kualitas harus difokuskan pada reduksi defect produk, penguatan inspeksi QC, serta peningkatan kecepatan respon terhadap keluhan konsumen. Selain itu, departemen QC perlu menetapkan standar evaluasi berbasis data numerik untuk menurunkan tingkat produk cacat, sementara departemen produksi harus memperketat jadwal perawatan mesin guna mencegah <em>downtime</em>. Dengan demikian, perusahaan dapat merancang strategi mitigasi risiko yang lebih efektif, menekan biaya akibat retur konsumen, serta meningkatkan daya saing di industri manufaktur kertas.</p> 2025-10-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dyah Ayu Febriana, Febria Lucy Ardiani, Eksya Yuliadi Wijaya, Evi Yuliawati https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/1659 Rancang Bangun Pencetak Opak Pada Umkm Legendaris Menggunakan Metode Nigel Cross Dan Value Engineering 2025-09-16T14:46:33+00:00 Rizqi Wahyudi rizky.wahyudi@ti.itera.ac.id Yaya Bunaya yayabunaya02@gmail.com <p>Penelitian dilakukan untuk memberikan perbaikan terhadap permasalahan yang ada pada objek penelitian yaitu UMKM Legendaris. UMKM Legendaris merupakan salah satu industri rumahan yang mengolah bahan mentah berupa singkong menjadi olahan opak. Berdasarkan data bulan Oktober-Desember 2023, jumlah permintaan tidak diiringi dengan jumlah permintaan yang terpenuhi. Jumlah permintaan yang tidak terpenuhi berkisar antara 5-11% dari bulan Oktober-Desember 2023. Adanya permintaan yang harus dipenuhi tersebut mendorong UMKM Legendaris untuk meningkatkan produktivitas produksinya. Perbaikan pada UMKM tersebut dilakukan dengan merancang ulang alat yang digunakan pada proses produksi, yaitu alat pencetak opak. Perancangan dilakukan dengan tujuh tahapan pada metode <em>Nigel Cross</em> dan metode <em>value engineering</em>. Penelitian dilakukan dengan melibatkan pengguna alat untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan terhadap alat yang akan dirancang. Proses perancangan menghasilkan 6 konsep alternatif dengan konsep ke 2 terpilih sebagai konsep perancangan dengan total bobot terbesar, yaitu 3,78. Metode <em>value engineering</em> digunakan untuk menganalisis pengurangan biaya tanpa menghilangkan fungsi dan kualitas dari perancangan alat. Proses perancangan alat mampu menghemat biaya sebesar Rp280.000,00 setelah dilakukan penggantian material <em>gear</em> yang lebih murah dan mengganti material pipa besi dan <em>stainless steel</em> dengan <em>nylon polyethylene</em> <em>rod</em> dan <em>p</em><em>olyurethane</em><em> rod</em>. Perancangan alat juga meningkatkan produktivitas produksi opak di UMKM Legendaris, sehingga permintaan konsumen dapat terpenuhi.</p> 2025-10-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Rizqi Wahyudi, Yaya Bunaya https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/2102 Pengambilan Keputusan Pemilihan Supplier Tepung untuk UMKM Roti Menggunakan Metode Multikriteria ANP-TOPSIS 2025-09-29T08:09:40+00:00 Dutho Suh Utomo dutho@ft.unmul.ac.id Ridzky Zul Asdi asdiridzky@ft.unmul.ac.id <p>Usaha mikro dalam bidang pembuatan roti sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku berkualitas, terutama tepung, untuk memastikan kualitas produk dan efisiensi produksi. Pengambilan keputusan dalam pemilihan <em>supplier</em> tepung yang tepat menjadi sangat penting karena setiap <em>supplier</em> memiliki perbedaan dalam hal kualitas, harga, dan kriteria lainnya. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan pengambilan keputusan mutikriteria yang terstruktur dan objektif. Penelitian melakukan pemilihan supplier tepung pada UMKM roti menggunakan metode ANP-TOPSIS dengan hanya mengacu pada kriteria dan alternatif tanpa menggunakan subkriteria seperti yang sering digunakan dalam studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode <em>Analytical Network Process</em> (ANP) berhasil menentukan bobot prioritas dari lima kriteria utama dalam pemilihan pemasok tepung untuk usaha roti XYZ, yakni kualitas produk, harga, respon, fleksibilitas, dan pengiriman. Kualitas memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,228, diikuti oleh harga (0,225), respon (0,191), fleksibilitas (0,190), dan pengiriman (0,166). Hal ini menegaskan bahwa kualitas bahan baku dan harga menjadi dua faktor terpenting dalam proses seleksi <em>supplie</em>r. Selanjutnya, metode TOPSIS diterapkan untuk mengevaluasi dan memeringkat tiga alternatif <em>supplier </em>berdasarkan bobot kriteria tersebut. Toko A memperoleh skor tertinggi sebesar 1,000, menjadikannya supplier terbaik, diikuti oleh Toko B (0,428) dan Toko C (0,357). Toko A dianggap paling mendekati solusi ideal positif dan paling jauh dari solusi negatif, sehingga menjadi pilihan utama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi metode ANP-TOPSIS merupakan pendekatan efektif dan sistematis dalam mendukung pengambilan keputusan multikriteria, khususnya dalam pemilihan pemasok. Pendekatan ini tidak hanya mempertimbangkan bobot kriteria secara struktural dan interdependen, tetapi juga memberikan pemeringkatan objektif terhadap alternatif yang tersedia.</p> 2025-10-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 dutho suh utomo, Ridzky Zul Asdi https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/2099 Analisis Postur Kerja Pembuat Batu Bata Merah dengan Metode Nordic Body Map (NBM) Dan Quick Exporsure Checklist (QEC) (Studi Kasus: Sentra Batu Bata Dusun Banyakan III) 2025-09-29T08:15:29+00:00 Dian Asakalingga Dianask499@gmail.com Siti Lestariningsih sititeknikindustriuwmy@gmail.com Jono Jono kartajono@gmail.com Iva Mindhayani Ivamindhayani@widyamataram.ac.id <p>Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Banyakan III, sebuah sentra pembuatan batu bata di Kapanewon Piyungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan meminimalkan risiko muskuloskeletal (MSDs) yang dialami para pekerja akibat metode masih dengan cara <em>manual material handling</em> yang berisiko munculnya keluhan otot dan nyeri sendi, hal ini menyebabkan <em>Musculoskeletal Disorders</em> (MSDs). Penelitian ini juga mengidentifikasi bagian tubuh pekerja yang sering dikeluhkan serta menentukan stasiun kerja dengan risiko ergonomi tertinggi dari tahapan pencampuran hingga pembakaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan usulan perbaikan postur kerja yang ergonomis untuk meminimalkan risiko muskuloskeletal. Tahap awal penelitian dilakukan evaluasi postur kerja melalui penggunaan metode <em>Nordic Body Map</em> (NBM) dan <em>Quick Exposure Checklist </em>(QEC) untuk mengetahui keluhan dengan skor tertinggi dibagian tubuh mana dan pada stasiun kerja apa. Metode NBM memberikan gambaran dari perspektif pekerja mengenai lokasi rasa nyeri dan pada stasiun mana, sedangkan QEC sebagai bahan pendukung untuk mengetahui stasiun kerja yang memiliki risiko tertinggi serta menjelaskan mengapa nyeri tersebut muncul dengan mengidentifikasi faktor-faktor risiko di lingkungan kerja. Hasil penelitian penggunaan metode NBM <em>(Nordic Body Map)</em> dan QEC <em>(Quick Exposure Check)</em> ditemukan bahwa area pencetakan batu bata merupakan stasiun kerja dengan risiko ergonomi yang tinggi dengan diperlukan tindakan ‘‘Tindakan Dalam Waktu Dekat’’. Hasil kedua metode menunjukkan saling berkesinambungan yang mengindikasikan bahwa keluhan dan potensi cedera paling dominan terjadi pada area pinggang. Usulan perbaikan dengan dibuatkan alat bantu berupa dingklik beroda untuk area pencetakan. Hasil dari implementasi penggunaan alat bantu pada area pencetakan menunjukan hasil adanya penurunan skor NBM dan QEC. Skor NBM mengalami penurunan dari 75.5 menjadi 66.5, sedangkan skor QEC dari 59% menjadi 50%.</p> 2025-10-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dian Asakalingga, Siti Lestariningsih, Jono, Iva Mindhayani https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/1824 Usulan Rute Pengiriman Es Kristal Menggunakan Algoritme Sweep dan Algoritme Nearest Neighbor (Studi Kasus: UMKM XYZ Kudus) 2025-09-16T15:00:20+00:00 Nadia Rara Putri nadiararaputri07@gmail.com Bellachyntia Reira Christata bellachintya.reira@umk.ac.id Rangga Primadasa rangga.primadasa@umk.ac.id <p>Efisiensi pada distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing usaha, terutama bagi UMKM yang bergerak di bidang produk dengan umur simpan pendek seperti es kristal. UMKM XYZ Kudus menghadapi kendala dalam kegiatan distribusi karena belum memiliki sistem rute pengiriman yang terstruktur. Selama ini, penentuan rute dilakukan berdasarkan intuisi pengemudi tanpa analisis jarak dan kapasitas kendaraan yang optimal, sehingga menyebabkan jarak tempuh lebih jauh, waktu pengiriman tidak efisien, serta biaya operasional meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi menggunakan <em>Algoritme Sweep</em> dan <em>Algoritme Nearest Neighbor</em> sebagai solusi dalam meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya distribusi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data lokasi outlet, jarak antar titik, serta kapasitas armada. Algoritme Sweep digunakan untuk mengelompokkan outlet berdasarkan kedekatan geografis dan batas kapasitas kendaraan, sedangkan Algoritme Nearest Neighbor digunakan untuk menentukan urutan kunjungan dengan jarak tempuh terpendek pada setiap klaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak distribusi dapat dikurangi dari 235,529 km menjadi 213,826 km, dengan efisiensi jarak sebesar 21,703 km per hari. Biaya distribusi turun dari Rp135.164 menjadi Rp111.733 per hari atau terjadi penghematan sebesar 17,33%. Penerapan kedua Algoritme ini terbukti efektif dalam menyeimbangkan beban kerja antar armada, menghemat bahan bakar, serta mempercepat waktu pengiriman. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan melalui integrasi <em>Geographic Information System</em> (GIS) dan Algoritme cerdas seperti <em>Ant Colony Optimization</em> maupun <em>Genetic Algorithm</em> untuk menghasilkan manajemen rute distribusi yang lebih adaptif, akurat, dan berkelanjutan.</p> 2025-10-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Nadia Rara Putri, Bellachyntia Reira Christata, Rangga Primadasa https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/2104 Perbandingan Biaya Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ), Periodic Order Quantity (POQ) dan Min-Max Inventory Control Pada PT. Indonesia Plafon Semesta 2025-09-30T13:01:14+00:00 Ega Irawan egairawan557@gmail.com Ilmardani Rince Ramli ramlidani996@gmail.com Intan Permatasari intanpermatasari@widyamataram.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah <em>overstock</em> dan stockout persediaan bahan baku kalsium PVC di PT. Indonesia Plafon Semesta yang menyebabkan tingginya biaya persediaan dan gangguan produksi signifikan. Saat ini, perusahaan memesan bahan baku sebanyak 32.000 kg dengan frekuensi 12 kali per tahun, yang menyebabkan total biaya persediaan mencapai Rp 412.928.000. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode komparatif, penelitian ini menganalisis efisiensi total biaya persediaan menggunakan tiga metode pengendalian persediaan, yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Periodic Order Quantity (POQ), dan Min-Max Inventory Control, yang dibandingkan dengan kebijakan perusahaan saat ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode EOQ memberikan hasil paling efisien dengan total biaya Rp 384.145.110, menghasilkan potensi penghematan sebesar Rp 28.782.890 atau 6,97% per tahun. Metode POQ dan Min-Max juga menunjukkan efisiensi lebih baik dibandingkan kebijakan perusahaan, dengan biaya masing-masing sebesar Rp 385.444.437,5 dan Rp 398.529.730. Penggunaan metode EOQ memungkinkan perusahaan mengurangi frekuensi pemesanan menjadi 5 kali per tahun dengan kuantitas optimal 70.115,92 kg per pesanan, sehingga mendukung kelancaran operasional dan pengendalian biaya yang lebih baik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis berupa rekomendasi penerapan metode EOQ sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku di perusahaan. Selain itu, rekomendasi keberlanjutan mencakup pelatihan penggunaan aplikasi perhitungan metode EOQ, POQ, dan Min-Max bagi karyawan, sehingga perusahaan dapat menjalankan pengendalian persediaan secara mandiri pasca penelitian.</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Ega Irawan, Ilmardani Rince Ramli, Intan Permatasari https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/1849 Optimalisasi Desain Ruang Kelas Berbasis Ergonomi Untuk Kenyamanan Proses Pembelajaran Mahasiswa Di Ruang Kelas Kampus III Universitas AKPRIND Indonesia 2025-09-25T14:02:32+00:00 Risma Adelina Simanjuntak risma@akprind.ac.id Shefina Herawati shefhinaherawati@gmail.com Joko Susetyo joko_sty@akprind.ac.id <p>Dalam menjalankan pembelajaran dibutuhkan sarana dan prasarana yang mendukung. Sarana dan prasarana yang sering digunakan pada perguruan tinggi adalah ruang kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sarana dan prasarana ruang kelas di Universitas AKPRIND Indonesia Kampus III dengan metode ergonomi, mengevaluasi kapasitas ruang kelas, dan memberikan usulan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kelas BB-31 memenuhi standar kapasitas ruang (&lt;10%), sedangkan ruang kelas BB-32 tidak memenuhi standar (&gt;20%). Selain itu, sudut pandang pada ruang kelas BB-31 sudah sesuai standar (&lt;30°), tetapi ruang kelas BB-32 belum sesuai (&gt;30°). Penelitian ini juga mengevaluasi tingkat pencahayaan ruang kelas dan memberikan rekomendasi untuk memperbaiki pengaturan tempat duduk dan pencahayaan agar lebih ergonomis dan mendukung pembelajaran yang efektif serta kesehatan mahasiswa.</p> 2025-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Risma Adelina Simanjuntak, Shefina Herawati, Joko Susetyo