Fenomena Penggunaan Kayu pada Rumah Tradisional di Tepus, Gunungkidul, D.I Yogyakarta

Anggoro Cipto Ismoyo, Satrio Hasto Broto Wibowo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep dan nilai-nilai lokal tentang fenomena penggunaan kayu pada rumah-rumah tradisional di Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Dalam prosesnya, peneliti terlibat langsung di lapangan untuk mengenali, menggali, dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari objek maupun sumber-sumber informasi di lapangan, sehingga ditemukan tema-tema. Tema-tema tersebut kemudian dianalisis kedalam kategori-kategori sehingga dapat dikenali pola-pola umumnya untuk diintepretasikan dalam suatu konseptualisasi melalui generalisasi untuk memperoleh tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena tentang penggunaan kayu pada rumah tradisional di Tepus dipengaruhi oleh nilai-nilai ekonomis, pengetahuan lokal, dan religi.

Keywords


nilai lokal; penggunaan kayu; rumah tradisional; Tepus; fenomenologi

Full Text:

PDF

References


Anisa. (2010). Aplikasi Paradigma Naturalistik Fenomenologi dalam Penelitian Arsitektur. Jurnal NALARS, Volume 9 Nomor 1 Januari 2010: 73-82. Diambil dari https://jurnal.umj.ac.id/index.php/nalars/article/download/608/568

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. (2012). Sistem Informasi Profil Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2012: 27-28

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul. (2019). Gunung Kidul dalam Angka. Gunungkidul Regency in Figures 2019. Cetakan II, September 2019

Creswell, John W. (2013). (terj) Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Gunawan, Undi. (2013). Fenomenologi Arsitektur; Konsep, Sejarah dan Gagasannya, Jurnal NALARs Volume 12 No 1 Januari 2013. Diambil dari https://jurnal.umj.ac.id/index.php/nalars/article/download/569/532

Haripoza, Okki Dwi. (2016). Identifikasi Perubahan Arsitektur Rumah Tradisional, Studi Kasus Permukiman Desa Kurau, Aliran Sungai Desa Kurau di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Tesis Program Studi Magister Arsitektur Program Pascasarjana Universitas Atma Jaya, Yogyakarta. Diambil dari http://e-journal.uajy.ac.id/11078/1/0MTA01927.pdf

Mixdam, Candra Bagus Sultan. (2017). Sosialisasi Adat Rasulan di Kalangan Anak-Anak pada Era Modernisasi di Daerah Playen, Gunungkidul. Jurnal Analisa Sosiologi, April 2017, 6(1): 33-41. Diambil dari https://jurnal.uns.ac.id/jas/article/view/18100

Salura, Purnama. (2001). Ber-Arsitektur: Membuat, Menggunakan, Mengalami, Dan Memahami Arstektur. Bandung: Architecture & Communication

Sardjono, Agus Budi dan Nugroho, Satrio. (2015). Keragaman Perubahan pada Rumah Tradisional Jawa di Pedesaan, Jurnal. Modul Volume 15 Nomer 2 Tahun 2015: 142. Diambil dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/modul/article/view/10773

Subroto, Tarcicius Yoyok Wahyu. (2019). Koeksistensi Alam dan Budaya dalam Arsitektur, Natural Coexsistency and Culture in Architecture, ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur, Volume. 3, Nomor 2, Juni 2019. Diambil dari https://journal.unwira.ac.id/index.php/ARTEKS/article/download/60/41

https://journal.unwira.ac.id/index.php/ARTEKS/article/download/60/41

Wibowo, J., Murniatmo, Gatut, dan Sukirman. (1998). Arsitektur tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta. Diambil dari http://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/8237

Wibowo, Satrio Hasto Broto. (2013). Arsitektur Omah Bunder di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Thesis. Universitas Gadjah Mada




DOI: https://doi.org/10.37631/pendapa.v3i2.163

Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 77 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

View My Stats Pendapa