Konsep tata ruang permukiman Baluwarti Keraton Kasunanan Surakarta

Tri Hartanto, Abito Bamban Yuuwono

Abstract


Penelitian terkait permukiman sudah banyak dilakukan oleh para ahli baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Permukiman sebagai obyek penelitian telah lama dilakukan karena terkait dengan sosial budaya yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini memilih lokus permukiman Baluwarti, dan fokus penelitian adalah tata ruang permukimannya  yang memiliki kekhasan tersendiri. Kekhasan tata ruang permukiman Baluwarti yang dimaksud adalah bahwa permukiman ini berbeda dengan permukiman tradisional lainya karena permukiman ini berada di dalam kawasan keraton Surakarta. Dimana keraton Surakarta dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa. Sehingga permukiman tradisional lainya yang berada di Jawa, tentunya bersumber dari budaya keraton Surakarta. Paradaigma penelitian adalah Kualitatif dangan metode historical reading dan observasi, sedangkan analisis menggunakan induktif. Kebaharuan dari penelitian ini adalah akan ditemukan konsep tata ruang permukiman Baluwarti yang memiliki kekhasan, dari nilai-nilai tradisi dan budaya Keraton Surakarta Hadiningrat yang kaya akan tradisi dan budaya (budaya Jawa), karena berada di dalam kawasan keraton. Berbeda dengan penelitian-penelitian permukiman yang telah dilakukan sebelumnya dengan lokus penelitian berada di luar keraton. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa konsep tata ruang Baluwarti merupakan konsep yang dipertahankan dari permukiman ini dibangun, yaitu pada masa Paku Buwana III (1745-1788M) adalah  menjaga keharmonisan manusia dengan Tuhan, keharmonisan manusia dengan manusia (masyarakat), dan keharmonisan manusia dengan alam.

Keywords


Tata Ruang; Permukiman; Baluwarti; Keraton Kasunanan; Surakarta

Full Text:

PDF

References


Achmad, S,Wintala. 2016. Babad Giyanti: Palihan Nagari dan Perjanjian Salatiga, Araska, Yogyakarta

Budihardjo, Eko. 1997. Jati Diri Arsitektur Indonesia. Alumni, Bandung.

Creswell, John. 2014. Penelitian Kualitatif Dan Desain Riset. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Doxiadis, CA, 1974. Action for A Better Scientific Approach to the Subject of Human Settlements: The Anthropocosmos Model, Ekistics, 229, 405-412.

Hardiyanti, Nurul Sri dkk. 2005. Studi Perkembangan Dan Pelestarian Kawasan Keraton

Kasunanan Surakarta, jurnal Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 33, No. 1, Desember: 112 - 124

Mas Ngabèi Prajaduta, dkk. 1939. Pustaka Sri Radyalaksana, Copyright © 2011-13 Yayasan Sastra Lestari. Surakarta

Moedjanto, G.1987. Konsep Kekuasaan Jawa, Penerapannya oleh Raja-raja Mataram, Kanisius, Yogyakarta.

Muhajir,Noeng, 2007, Metodologi Keilmuan, Paradigma Kualitatif, Kuantitatif, Dan Mixed. Rake Sarasin, Yogyakarta.

Purwadi, dkk. 2008. Kraton Surakarta: Sejarah, Pemerintahan, Konstitusi, Kesusastraan, Dan Kebudayaan. Panji Pustaka, Yogyakarta.

R.Ng. Prajaduta dkk, 1939. Pustaka Radya Laksana, Budi Utama, Surakarta, Copyright © 2011-13 Yayasan Sastra Lestari.

R.M. Sajid. 1984. Babad Sala, Rekso Pustoko Mangkunegaran, Solo

Radjiman. 2011. Sejarah Mataram Kartasura sampai Surakarta Hadiningrat, Krida Surakarta.

Ronald, Arya, 2005. Nilai-nilai Arsitektur Tempat tinggal Tradisional Jawa, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Santoso, Soewitto, 2003. Babad Tanah Jawi (Galuh Mataram), Dewan Penyantun Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Surakarta.

Sholikhin, Muhammad. 2010. Ritual Dan Tradisi Islam Jawa, Narasi, Yogyakarta.

Simuh, 1999. Sufisme Jawa: Transformasi Tasawuf Islam ke Mistik Jawa, Yayasan Bentang Budaya, Yogyakarta.

Soeratman, Darsiti, 1989. Kehidupan Dunia Keraton Surakarta 1830-1939, Taman Siswa,Yogyakarta

Straus, A & Corbin, J. 2015. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif: Tatalangkah Dan Teknik-teknik Teoritisasi Data, Pustaka Pelajar, Yogyakarta

Subanar, G. Budi. 2010. Manunggaling Kawula-Gusti Dalam Transisi; Potret Dunia Jawa dari Yogyakarta. Dalam kumpulan essai “Sesudah Filsafat”, cet. 5 Kanisius, 2010), Yogyakarta

Sumantri, 2002.Simbolisme Dalam Upacara Kirab Pusaka Satu Suro Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, F. Agama UMS Surakarta.

Yayasan Pawiyatan Kabudayan Karaton Surakarta. 2004. Karaton Surakarta, Buku Antar Bangsa, Jakarta, Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.37631/pendapa.v3i2.162

Article Metrics

Abstract view : 68 times
PDF - 50 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

View My Stats Pendapa